Jumat, 27 Desember 2019


MAKALAH  BAHASA INDONESIA YANG BERJUDUL
SEJARAH MASUK ISLAM KE BENGKULU





 Hasil gambar untuk logo iain bengkulu

           
Disusun oleh :

MIMI PUSPITA
Nim : 1911330046

SEMESTER I B





PRODI MANAJEMEN DAKWAH
FAKULTAS USHULUDIN ADAB DAN DAKWAH
INSTITUD AGAMA ISLAM NEGERI BENGKULU (IAIN)
TAHUN AJARAN 2019 M/ 1441



DAFTAR ISI

BAB 1 PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang Masalah............................................................................
B.     Inditifikasi Masalah....................................................................................
C.     Batasan dan Rumusan Masalah......................................................................
D.    Tujungaan Penelitian ..................................................................................
E.     Kegunaan Penelitiaan..................................................................................
F.      Tinjauaan Pustaka.......................................................................................
G.    Landasan teori...........................................................................................
BAB 11 PENUTUP
A.Kesimpulan...........................................................................................
BAB III
Kata Pengantar.....................................................................................
Daftar Pustaka.......................................................................................



  



BAB I
PENDAHULUAN


A.    Latar Belakang Masalah
Berbicara tentang sejarah pasti tidak terlepas dari proses perjalanan pertama islam ke bengkulu,yang sampai saat ini masih menyisahkan perdebatan panjang di kalangan para ahli.setidaknya ada tiga masalah pokok yang menjadi perbedaan,yaitu asal kedatangan islam ,para pembawanya dan karakteristiknya berbagai teori telah berusaha menjawab tiga masalah pokok tersebut  namun tidak sampai menemukan jawaban yang pasti hal ini di sebabkan karena kurangnya data pendukung dari masing –masing teori tersebut.ada tiga teori yang di kembangkan para ahli mengenal masukanya islam ke nusantara,yaitu teori Guratan, teori persia,dan teori arab.sementara ada pendapat lain menyebutkan bahwa masuknya islam ke nusantara berdasarkan pada teori arab,teori india teori india,teori eropa dan teori muslim dalam berbagai literlatur.[1]islam merupakan agama rahmatan lil’alami.,Dalam sejarah yang tak terbantakan kehadiranya telah merubah perilaku  bangsa arab yang jahiliyah menjadi bangsa yang beradab,tangguh ,beribawa. 

B.     Indetifikasi Masalah
Berdasarkan latar belakang mengenai fakta –fakta dan data-data yang ada maka masalah – masalah yang ada di lapangan dapat di indetifikasi sebagai berikut:
1.Belum adanya kepastian mengenai asal kedatangan dan jalur masuknya  islam  diwilayah bengkulu.
2. belum adanya kejelasan  mengenai proses masuk  berkembangannya  islam di wilayah          bengkulu
3.belum terdentifikasinya bukti –bukti peninggalan – peninggalan  islam di wilayah bengkulu

C.     Batasan dan Rumusan Masalah
       Batasan Masalah
      Agar di sertai ini fokus dan tidak melebar maka perlu ada batasan masalah yaitu:
A.    Lokus penelitian ini berada di provinsi  Bengkulu yang meliputi 9 kabupaten
(Lebong, Rejang Lebong, Kepahiang, Bengkulu Utara, Mukomuko, Seluma, Bengkulu Tengah, Bengkulu Selatan dan Kaur) dan 1 Kota Madya.[2]
  Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah di atas, maka dapat dirumuskan pokok masalah dalam penelitian ini yaitu:
 A. Bagaimana dinamika proses masuk dan berkembangnya Islam di Bengkulu?.    Faktor apa yang mempengaruhi dinamika penyebaran dan perkembangan      Islam di Bengkulu?
  B.Apakah proses masuk dan berkembangnya Islam di Bengkulu memiliki karakteristik tertentu yang membedakannya dengan wilayah lain di Nusantara?
D.    Tujuan Penelitian
Tujuan penelitian yang bersifat historis pada umumnya adalah untuk membuat sebuah rekonstruksi masa lampau secara sistematis dan objektif, dengan cara mengumpulkan, mengevaluasi, memverifikasi serta mensistematisasikan bukti-bukti tersebut untuk menegakkan fakta dan memperoleh kesimpulan yang kuat.[3]
E.     Kegunaan Penelitian
Kegunaan Teoritis Secara teoritis, tujuan penelitian itu untuk membuat sebuah rekonstruksi masa lampau secara sistematis dan obyektif dengan cara mengumpulkan, mengevaluasi, memverivikasi serta mensistematisasikan bukti-bukti tersebut untuk menegakkan fakta dan memperoleh kesimpulan yang kuat.untuk mengembangkan khazanah intelektual Islam bidang ilmu sejarah dan wawasan peradaban Islam, dalam bidang kajian Islam Melayu Nusantara, khususnya Islam di Bengkulu.
3.      Kegunaan Praktis Kegunaan praktis penelitian ini yaitu:
a. Penelitian ini dapat menjadi bahan referensi bagi para peneliti lainnya untuk        pengembangan penelitian lanjutan.
b. Penelitian ini sebagai acuan bagi para peneliti berikutnya, khususnya bidang kajian         Islam Melayu Nusantara.[4]
F.      Tinjauan Pustaka
 Setiap penelitian, posisisi kajian pustaka42 atau kajian literatur memiliki peran penting dalam rangka untuk menggali teori-teori yang relevan dengan masalah penelitian. Penelitian tidak mungkin dilakukan dengan baik tanpa orientasi pendahuluan yang bersumber kepada literatur. Salah satu hal yang perlu dilakukan dalam persiapan penelitian adalah mendayagunakan sumber informasi yang terdapat dalam literatur yang berhubungan dengan penelitian. Menggunakan literatur berarti melakukan penelusuran literatur dan penelaahnya.
G.    Landasan Teori
1. Teori Masuknya Islam ke Nusantara Keberadaan Islam di Indonesia baik secara historis maupun sosiologis sangatlah kompleks, terdapat banyak masalah, misalnya tentang sejarah dan perkembangannya, Secara garis besar perbedaan pendapat itu dapat dibagi menjadi di antaranya:
Pertama dipelopori oleh sarjana Belanda, di antaranya Snouck Hurgroje. Ia berpendapat bahwa Islam datang ke Indonesia pada abad ke-13 M dari Gujarat (bukan dari Arab langsung) dengan bukti telah ditemukannya makam Sultan Malik as-Sholeh, raja pertama kerajaan Samudra Pasai yang berasal dari Gujarat.
Kedua dikemukakan oleh sarjana Muslim, di antaranya Prof. Hamka. Hamka pernah mengadakan seminar tentang “Sejarah Masuknya Islam ke
2.Teori Penyebaran Islam di Bengkulu
Berdasarkan bukti-bukti sejarah yang ditemukan bahwa syiar Islam di wilayah Bengkulu itu telah berlangsung sejak abad ke-XIV, meskipun dimugkinkan sebelum masa itu Islam sudah masuk ke Bengkulu.




BAB III
PENUTUP
A.    Kesimpulan
riset dengan judul Masuk dan Berkembangnya Islam di Bengkulu Abad XVI-XX ini dapat disimpulkan sebagai berikut: 3. Secara historis, berdasarkan sumber-sumber dan data-data yang ada bahwa Islam masuk ke wilayah Bengkulu; pertama melalui Gunung Bungkuk yang dibawa oleh ulama Aceh bernama Malim Muhidin dan peristiwa itu terjadi pada tahun 1417 M, kedua melalui kadatangan Ratu Agung dari Banten yang kemudian menjadi Raja Sungai Serut Bengkulu, ketiga melalui proses pernikahan antara Sultan Muzaffar Syah Raja dari Kerajaan Indrapura dengan Puteri Serindang Bulan seorang Puteri Rio Mawang dari Lebong, keempat melalui jalinan persahaban antara Kesultanan Banten dengan Kerajaan Selebar Bengkulu yang ditandai dengan pernikahan Pangeran Nata Diraja dengan Puteri Kembang Kemayun, Puteri Sultan Ageng Tirtayasa dari Banten, kelima melalui hubungan Kerajaan Palembang Darussalam dengan Raja Depati Tiang Empat di Lebong dan keenam melalui daerah Mukomuko yang menjadi bagian dari Kerajaan Inderapura.





DAFTAR PUSTAKA

Al-Qur‟an dan Tarjamah, Departemen Agama Republik Indonesia. Azra, Azyumardi, Jaringan Ulama Timur Tengah dan Kepulauan Nusantara abad VII dan VIII, (Jakarta: Kencana Prenada Media Group, edisi Perenial, 2013). ------------------, Renaisans Islam Asia Tenggara, Sejarah Wacana dan Kekuasaan, (Bandung: PT Remaja Rosda Karya, 1999). ------------------, Jaringan Global Dan Lokal Islam Nusantara, (Bandung: Mizan, 2002). ------------------, Pendidikan Islam, Tradisi dan Modernisasi Menuju Milenium Baru (Cet. II; Jakarta: Logos Wacana Ilmu, 2000). A. Hasymy, Sejarah Masuk dan Berkembangnya Islam di Indonesia, (Bandung: Al Ma‟arif, 1981). Hamidy, Badrul Munir, Masuk Dan Berkembangnya Islam Di Daerah Bengkulu, Dalam Bunga Rampai Melayu Bengkulu, ( Tim Penyusun Dinas Pariwisata Propinsi Bengkulu Tahun, 2004). -------------------, Masuk dan Berkembangnya Islam Di Daerah Bengkulu, (Bengkulu: Diterbitkan Dalam Rangka Pelaksanaan STQN XVII Tahun 2004 Oleh Panitia Penyelenggara). -------------------, Upacara Tabot di Kotamadya Bengkulu, (Bengkulu, IPKD,





  
KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Allah SWT atas segala rahmatNya sehingga makalah ini dapat tersusun hingga selesai. Kami berharap semoga makalah ini dapat menambah pengetahuan dan pengalaman untuk para pembaca. Kami yakin masih banyak kekurangan dalam penyusunan makalah ini karena keterbatasan pengetahuan dan pengalaman Kami. Untuk itu kami sangat mengharapkan kritik dan saran yang membangun dari pembaca demi kesempurnaan makalah ini.
                                                                                   
                                                                                                                  Bengkulu, 18 Desember 2019








[1] Al-Qur‟an dan Tarjamah, Departemen Agama Republik Indonesia. Azra, Azyumardi, Jaringan Ulama Timur Tengah dan Kepulauan Nusantara abad VII dan VIII, (Jakarta: Kencana Prenada Media Group, edisi Perenial, 2013). ------------------,
[2] Renaisans Islam Asia Tenggara, Sejarah Wacana dan Kekuasaan, (Bandung: PT Remaja Rosda Karya, 1999). ------------------,
[3] Jaringan Global Dan Lokal Islam Nusantara, (Bandung: Mizan, 2002).
[4] Pendidikan Islam, Tradisi dan Modernisasi Menuju Milenium Baru (Cet. II; Jakarta: Logos Wacana Ilmu, 2000). A. Hasymy, Sejarah Masuk dan Berkembangnya Islam di Indonesia, (Bandung: Al Ma‟arif, 1981). Hamidy, Badrul Munir, Masuk Dan Berkembangnya Islam Di Daerah Bengkulu, Dalam Bunga Rampai Melayu Bengkulu, ( Tim Penyusun Dinas Pariwisata Propinsi Bengkulu Tahun, 2004).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar